Selamat Datang

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

مرحبا أهلا وسهلا بحضوركم في موقعي هذا. موقع فردي بهيج . موقع الألبّاء

Rabu, 18 Januari 2017

Dzikir: Eling lan Nyebut

Ngaji Adzkar karya Imam Nawawi malam ini penuh dengan ilmu yang memberi pencerahan.
Dzikir itu bisa dengan hati, diterjemahkan dengan istilah jawa eling; dan bisa dengan lisan, diterjemahkan dengan istilah nyebut. Baik eling maupun nyebut merupakan kebaikan dan pelakunya mendapatkan pahala. Tetapi yang paling baik adalah menggabungkan keduanya: eling plus nyebut. Jika disendirikan maka yang lebih utama adalah eling, dzikir bil qalbi. Karena nyebut tanpa menghadirkan makna di dalamnya merupakan dzikir paling rendah derajatnya karena kosong dari arti. Hal ini tidak berarti tidak berpahala, akan tetapi derajatnya paling rendah.
Gabungkan dzikir bil lisan dan bil qalbi, meski kawatir disebut sok alim, pamer dan sebagainya. Imam Nawawi menyatakan, "Jangan sampai kekhawatiran akan pamer menjadikan kamu meninggalkan dzikir bil lisan beserta qalbi". Tindakan seperti itu justru disebut ulama sebagai pamer. Dikatakan, "meninggalkan amal karena manusia adalah pamer".

(قُلِ ادْعُوا اللَّهَ أَوِ ادْعُوا الرَّحْمَٰنَ ۖ أَيًّا مَا تَدْعُوا فَلَهُ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَىٰ ۚ وَلَا تَجْهَرْ بِصَلَاتِكَ وَلَا تُخَافِتْ بِهَا وَابْتَغِ بَيْنَ ذَٰلِكَ سَبِيلًا)
[Surat Al-Isra' 110]

"Katakan: Berdoalah dengan memanggil Allah atau al-Rahman! Apapun yang engkau panggil, maka bagi-Nya Asmaul Husna. Jangan berkeras dengan doamu dan jangan berpelan. Tujulah cara di antara keduanya"

Sayyida Aisyah mengatakan ayat ini turun berkenaan dengan doa.

Setelah hal ini diketahui, bahwa dzikir itu bisa bil qalbi (eling) dan bil lisan (nyebut), kemudia Imam Nawawi menjelaskan bahwa keutamaan berdzikir tidak hanya bisa diraih dengan tasbih, tahlil, tahmid, maupun takbir saja. Tetapi, semua yang mengamalkan ketaatan karena Allah ta'ala berarti sedang berdzikir. Sehingga ada ulama berkata: "majlis dzikir adalah majlis halal haram, yang membahas bagaimana cara membeli, menjual, salat, puasa, menikah, bercerai dan sebagainya."
Semoga kita termasuk ke dalam golongan orang-orang yang berdzikir, baik bil lisan, bil qalbi, maupun bil amal.

Doa Berwudlu

Berikut adalah doa-doa saat melaksanakan wudlu

1. Setiap akan berwudlu
بسم الله الرحمن الرحيم رب أعوذ بك من همزات الشياطين وأعوذ بك رب أن يحضرون
2. Saat membersihkan kedua tangan
اللهم إني أسألك اليمن والبركة وأعوذ بك من الشؤم والهلكة
3. Saat berkumur
اللهم أعني على تلاوة كتابك وكثرة الذكر لك وثبتني بالقول الثابت في الحياة الدنيا والآخرة
4. Saat memasukkan air ke hidung
اللهم أرحني رائحة الجنة وأنت عني راض
5. Saat mengeluarkan air dari hidung
اللهم إني أعوذ بك من روائح النار وسوء الدار
6. Niat berwudlu
نويت الوضوء لرفع الحدث الأصغر فرضا لله تعالى
7. Saat membasuh wajah
اللهم بيض وجهي بنورك يوم تبيض وجوه أولبائك ولا تسود وجهي بظلماتك يوم تسود وجوه أعدائك
8. Saat membasuh tangan kanan
اللهم أعطني كتابي بيميني وحاسبني حسابا يسيرا
9. Saat membasuh tangan kiri
اللهم إني أعوذ بك أن تعطيني كتابي بشمالي أو من وراء ظهري
10. Saat mengusap kepala
اللهم غشني برحمتك وأنزل علي من بركاتك وأظلني تحت ظل عرشك يوم لا ظل إلا ظلك اللهم حرم شعري وبشري على النار
11. Saat mengusap telinga
اللهم اجعلني من الذين يستمعون القول فيتبعون أحسنه. اللهم أسمعني منادي الجنة في الجنة مع الأبرار
12. Saat membasuh kaki kanan
اللهم ثبت قدمي على الصراط المستقيم مع أقدام عبادك الصالحين
13. Saat membasuh kaki kiri
اللهم إني أعوذ بك أن تزل قدمي على الصراط في النار يوم تزل أقدام المنافقين والمشركين
14. Setelah berwudhu
أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له وأشهد أن محمدا عبده ورسوله. اللهم اجعلني من التوابين واجعلني من المتطهرين واجعلني من عبادك الصالحين

Doa-doa tersebut dapat dilihat pada Bidayatul Hidaya karya Imam Ghazali maupun kitab yang lainnya.

Kamis, 07 Juli 2016

Puasa Syawwal Enam Hari untuk Pelengkap Ramadhan

Kurma tasbih simbol islam
Selamat hari raya idul fitri, semoga semua berkah di Ramadhan kita dapatkan dengan tanpa kesia-siaan. Puasa sebulan penuh semoga menjadikan kita terlatih dalam menghadapi nafsu diri yang cenderung untuk melakukan syahwat dan hawanya. 
Sekarang kita telah memasuki bulan Syawwal dan meninggalkan bulan Ramadhan. Untuk melengkapi ibadah puasa ini, dianjurkan untuk melengkapi puasa Ramadhan dengan puasa 6 hari di bulan Syawal. Karena hal itu seperti puasa setahun penuh. Seperti itu yang disabdakan Kanjeng Rasul Muhammad s.a.w.
Toh juga perhitungannya seperti itu. Bukankah satu amalan diganjar dengan sepuluh ganjaran. Maka puasa satu bulan berarti pahala 10 bulan. Maka ada kekurangan 2 bulan untuk menggenapi satu tahun. Nah untuk menggenapi dua bulan ini, dilaksanakan puasa 6 hari di bulan Syawwal. Karena puasa enam hari berarti pahala 60 hari. Dan itu sama dengan 2 bulan. 
Masyaallah, pahala yang Allah sajikan didepan para hamba ini sangat banyak. Tinggal siapa yang mau sedikit berusaha untuk meraihnya. Janganlah nggegampang (meremehkan/meninggalkan) akan pahala yang sangat besar seperti ini, karena selama apapun kita hidup di dunia ini, tak akan pernah sebanding dengan surga yang kita idamkan. Bagaikan kerja 2 jam tetapi mendapat kemewahan dan kekayaan untuk seumur hidup. Maka tiada sebanding hal itu. Tapi inilah dunia. Ladang akhirat. Kita akan hidup diakhirat selama-lamanya. Tapi kerjanya untuk meraih kebahagiaan sejati hanyalah 2 jam saja. Lho, yang benar saja? Masak kerja untuk akhirat cuma dua jam saja? Mana mungkin? 
Benar kok. Coba dihitung. Satu hari akhirat sama dengan 1000 tahun dunia. Maka 1000 / 24 ≈ 40. Yakni 1 jam akhirat sama dengan 40 tahun dunia. Maka jika kita hidup 80 tahun dunia, bukankah sama saja kita hidup 2 jam. Maka beruntunglah jika kita memanfaatkan 2 jam ini (atau bahkan kurang) dengan sebaik-baiknya. 
Semoga Allah memberi taufiq dan hidayah-Nya kepada kita semua. Amiin yaa robbal alamin.

Sabtu, 02 Juli 2016

Jangan Lewatkan Fenomena Yaumi Rashdil Qiblat

Arrow pointing in direction to Mekka

Mengetahui arah qiblat dapat dilakukan dengan banyak cara. Salah satunya adalah dengan Yaumi Rashdil Qiblat (Hari Meniti Kiblat) atau sering juga disebut Rashdul Qiblat (meniti kiblat). Dengan konsep sederhana

Jangan Lewatkan Fenomena Yaumi Rashdil Qiblat

Arrow pointing in direction to Mekka

Mengetahui arah qiblat dapat dilakukan dengan banyak cara. Salah satunya adalah dengan Yaumi Rashdil Qiblat (Hari Meniti Kiblat) atau sering juga disebut Rashdul Qiblat (meniti kiblat). Dengan konsep sederhana

Memaknai Mudik di Hari yang Fitri

ramainya perjalanan saat mudik
Mudik. Apa itu mudik? Sebuah kegiatan masal yang berlaku setahun sekali saat momen lebaran. Dikatakan mudik berasal dari kata

Jumat, 01 Juli 2016

Lagu Lelaki Kardus Tidak Layak Secara Moral Islami

lelaki sedang membawa kardus dari pixabay
Masyallah ada lagu yang menghebohkan netizen di dunia maya. Lagu itu berjudul "Lelaki Kardus". Lagi-lagi hal yang tidak sesuai dengan ajaran Islam menimpa umat. Lagu itu berisi cacian kepada ayah si penyanyi dengan cacian yang tidak pantas. Membentak orang tua saja tidak boleh, lha ini