Selamat Datang

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

مرحبا أهلا وسهلا بحضوركم في موقعي هذا. موقع فردي بهيج . موقع الألبّاء

Senin, 10 Mei 2010

Waaah KKN hidup di tengah masyarakat... Rasane piyeee ngono. Kadan pengen muleh, kadang yo krasan.

Enae maeme terjamin, nonton TV sak karepe, ngajar cah cilik-cilik lucu-lucu tapi kadang nuakal, iso sepedahan, terhindar sementara ko masalah kampus n pondok, konco anyar, sering jalan-jalan neng posko-posko meski ga sering sering nemen sih.

Tapi ra enae, merasa asing, terbebani dengan harus melakukan program, kangen konco-konco, kangen omah. Hua hua hua...


Yo wis lah dijalani wae kurang setengah wulan.

Jumat, 09 April 2010

Aku rindu kamu....

Betapa aku merindukanmu
Akhir akhir ini aku tak nyaman tanpamu
Aku merasa kehilangan sesuatu
Merasa aku tak tahu arah
Arah yang benar kah telah ku lewati
Berbeda waktu dulu kau ada
Ada mengarahkan aku
Bersama menuju yang sejati
Yakni tujuan hidup ini
Mendapatkan ridho ilahi

Di mana engkau, Muhammad Labib yang dulu!!!

Aku ingin kau kembali menemaniku...
Sudah lama tak jumpa dengan kau, Blogku..

Selasa, 13 Oktober 2009

WLC Mau Post Test

Masuk kursus WLC, sebagai peserta pertamanya membuat kesan tersendiri. Aku beserta teman-teman dari bermacam-macam institusi mengikuti kursus perdana WLC ini. Kami mengikuti kursus English for University sudah genap 3 bulan. Bermula pada tanggal -/+ 13 Juli. Sore ini nanti, kami akan menjalani Post Test sebagai evaluasi terhadap apa yang telah kami dapatkan selama tiga bulan ini. Semoga sukses!!!

Jumat, 04 September 2009

AMANAT BESAR

Kebiasaan itu sudah berjalan
Menjadi masa lalu yang harus dirubah
Kebiasaan yang tidak baik untuk ditiru
Walaupun sepele tapi tidak baik

Sudah lama ingin menyingkirkan
Tapi tiada kekuatan
Dikalahkan oleh hawa nafsu
Pikiran kalah dengan emosi

Alhamdulillah…
Sekarang lebih bisa menahan
Kebiasaan itu berjalan
Karena amanat telah menimpa
Mendesakku untuk menghindari

Amanat berat yang telah aku sanggupi
Untuk menanggungnya
Karena tak ada alasan tuk menghindari
Dan akan membuatku lebih dewasa

Aku berjanji akan membawanya
Dengan tenaga dan pikiran
Sepenuhnya, sebisa dan sepengalamanku
Selanjutnya hanya Allah harapku.

Selasa, 01 September 2009

Selamat Jalan Sang Guru

Saya sekeluarga mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas perginya Syaikh saya KH. Ma'ruf Zubair. Beliau meninggalkan dunia fana ini pada hari Jum'at 7 Ramadhan 1430 H dan dimakamkan setelah Kaum Muslimin di Sarang dan Sekitarnya melaksanakan Ibadah Shalat Jum'at, di sebelah selatan makah Abah beliau, yaitu KH. Zubair Dahlan.
Terima Kasih atas ilmu-ilmu yang engkau berikan kepada saya dan teman-teman di MGS. Kami teringat engkau ketika mengajar Tafsir Jalalain, ketika memberikan wejangan-wejangan di kelas, ketika kami bersilaturrahmi riyadi di dalem engkau dengan senyum manis dan keramah-tamahan yang engkau berikan kepada kami, takkan terlupakan dan akan selalu terkenang.
Tapi kini engkau telah berpindah rumah ke tempat yang lebih baik, ke tempat yang lebih mewah, salah satu pertamanan surga.
Selamat jalan Sang Guru, saya berharap bisa bertemu lagi dengan engkau dengan penuh kebahagiaan dan keni'matan di surga-Nya kelak. Amin...

Ramadhan Karim

Selamat datang wahai ramadhan yang mulia. Berbagai kebaikan ada padamu. Kebaikan berlipat ganda tatkala engkau datang. Satu shalat fardhu berpahala 70 kali lipat, sedangkan satu shalat sunnah berpahala satu shalat fardhu.
Oh. Bulan ummat Muhammad. Engkau sangat spesial bagi kami. Bulan dimana kitab suci ummat Muhammad diturunkan. Kitab penuntun ke kebenaran. Kandungan artinya sangat dikagumi umat manusia. Pengetahuan masa lalu dan masa depan ada padanya. Segala macam ilmu bisa digali darinya.
Ketika engkau datang, umat Muslim sedunia mengagungkanmu, menggalakkan ibadah karenamu. Sehingga engkau menjadi syi'ar umat Muslim, menyatukan mereka dalam satu kekompakan. Menjalankan rutinitas yang mendunia: puasa, sahur, berbuka, tarawih, membaca al-Qur'an dan ibadah-ibadah yang lain. Seakan-akan dunia pun turut serta bersama mereka.
Terbelenggunya setan sungguh benar-benar terasa. Gangguan yang mereka galakkan tak terlihat bekasnya, hanya perilaku-perilaku manusia asli tanpa bujuk rayu setan. Terbukti intensitas ibadah menaik dan intensitas ma'siat berkurang.
Maka, rugilah Muslim yang engkau tinggal, tapi tidak merampas banyak kebaikan yang engkau bawa.